Kami Pemuda !

Untitled

Berkata Rib’i bin Amir kepada tentera Parsi:

“Allah yang membangkitkan kami agar kami mengeluarkan sesiapa yang dikehendakiNya dari pengabdian sesama hamba menuju pengabdian kepada Allah, dari kekejaman agama-agama kepada keadilan Islam, dari dunia yang sempit kepada keluasan dunia dan akhirat.”

Ini kata-kata seorang pemuda yang tegas dan berani dalam menyampaikan apa yang diyakininya walaupun berhadapan dengan pimpinan tentera sebuah kerajaan yang kuat pada ketika itu. Ini kata-kata pemuda yang yakin akan manhaj dan juga jalan yang ditempuhinya walaupun dihadapannya terbentang sebuah jalan yang dipenuhi onak duri dan juga simpang tarikan duniawi. Ini kata-kata pemuda yang dihatinya dipenuhi cinta dan kasih yang tiada taranya kepada Allah serta RasulNya.

Likulli Marhalatin Ahdafuha

Disetiap marhalah itu ada tujuan dan matlamatnya. Apa yang menjadikan matlamat itu suatu realiti adalah rijal didalamnya. Likulli marhalatin rijaluha. Disetiap marhalah itu ada rijalnya. Rijal yang mampu berdiri teguh seperti mana Abu Dzar al Ghifari yang lantang melaungkan syahadahnya, bahkan sehebat mus’ab bin umair, pemuda yang meninggalkan segala bentuk kemewahan sehingga syahidnya tidak meninggalkan apa-apa bahkan kain yang mahu menutup tubuhnya juga singkat.

Pemuda yang kuat tubuh badannya, tinggi semangatnya, cerdas fikirannya, bahkan bernas ideanya. Ini ciri-ciri oemuda yang mampu mengubah dunia, mampu untuk mengepung dunia dengan kebaikan dan menyebarkan nur Islam keseluruh dunia. Pemuda yang meyakini firman Allah yang bermaksud:

Dan katakanlah, ‘Bekerjalah kalian maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman akan menilai pekerjaan kalian itu, dan kalian akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan.’ (at-Taubah: 105)

Kami Pemuda

Kami pemuda harapan umat. Moga ini yang disemat dalam diri setiap peserta. Mudah-mudahan agama ini menjadi tinggi ditangan kita semua kerana tugas untuk mengembalikan agama ini ketempat yang tertinggi terletak di bahu pemuda.

Sejarah kebangkitan berbagai bangsa tidak lepas adanya manhaj yang telah diletakkan oleh agen kebangkitan. Mereka bekerja sepanjang kekuatannya masih ada dan selama hayat masih dikandung badan. Jika cita-cita itu belum dapat diraih sementara masa hidupnya di sunia yang pendek ini telah berakhir, tampillah generasi penerusnya untk meneruskan bekerja sesuai dengan manhaj yang telah diletakkan. Mereka memulai dari titik di mana generasi pendahulu berhenti; mereka tidak memutus pencapaian yang telah diraih, tidak menghancurkan komponen-komponen yang telah dibangun, tidak mendongkel fondasi yang telah diletakkan, dan tidak pula memporak-porandakan apa-apa yang telah terkait.

Kalau mereka tidak menambahkan pada tinggalan para pendahulu dengan yang lebih baik, paling tidak mereka bertahan dnegan produk yang telah ada dengan menjaganya sekuat tenaga. Kalau mereka tidak mengikuti jejak pendahulu dengan menambah tingkat bangunan lalu melangkah bersama masyarakat menuju ke tujuan yang diinginkan, paling tidak mereka sadar dan mengundurkan diri untuk kemudian menyerahkan tongkat estafet perjuangan kepada yang lain. Begitulah seterusnya, sampai cita-cita dan impian dapat terwujud. Dengan begitu, sempurnalah kebangkitan, berbuahlah perjuangan panjang, dan samapialah masyarakat ke tujuan yang telah dicanangkan. [diambil dari Majmua’atil Rasail 2, Bab ‘Apakah kita para aktivis?’]

Bukan mudah menjadi pemuda yang membesar dalam suasana ibadah kepada Allah, seterusnya dinaungi lindungan-Nya, pada hari tiada lindungan selain lindungan-Nya. Kerana pemuda senang tergerak ke arah hiburan, untuk terlibat dalam hal ibadah / program tarbiyyah sahaja perlu berfikir berkali-kali, berbanding apabila diajak untuk berseronok bergembira.

10 Jun 2012

Mohd Zol Helmi Md Zuki
University of Manchester, UK

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s